Yesus Kristus Sumber Sukacita (1 Nov 2021)

Mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen. Yesaya 9: 3
1 November 2021

Mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen. Yesaya 9: 3

Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu. Yohanes 16: 24

Pengharapan apa yang dapat membangkitkan semangat hidup, bahwa masa sekarang akan lebih baik dari masa lampau dan masa depan akan gemilang? Tanpa keyakinan bahwa di ujung perjalanan yang gelap ada terang, sedikit sekali orang yang dapat bertahan menjalani lorong gelap.

Dari konteks sejarah nubuat Yesaya ini bisa dipahami bahwa dulu, karena keberdosaan Ahas yang mewakili ketidakberimanan umat, mereka dihukum Tuhan lewat Asyur. Kemudian bangkit Hizkia, putra Ahas, yang percaya penuh kepada Tuhan dan bahaya Asyur akan dilenyapkan. Kegembiraan karena terlepas dari hukuman Tuhan dipaparkan sebagai kegembiraan karena hasil panen yang melimpah dan sukacita mendapatkan jarahan akibat menang perang.

Namun nubuat ini ditujukan untuk masa depan yang lebih gemilang, yaitu ketika Mesias, keturunan Daud, hadir dalam panggung sejarah Israel dan dunia. Dialah yang akan membawa pemulihan, lebih dari sekadar pemulihan dalam bidang politik dan ekonomi. Sesuai gelar-gelar yang diungkap di sini: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, dan Raja Damai, Dia akan menegakkan Kerajaan Allah di bumi ini. Kerajaan-Nya kekal dan menghasilkan keadilan, kebenaran, dan kedamaian bagi setiap penduduknya.

Dulu ketika terbelenggu dalam dosa, hidup tanpa pengharapan karena berada di bawah bayang-bayang penghukuman Allah yang keras dan adil. Kini dan kemudian, hidup yang dimerdekakan oleh Kristus adalah hidup sebagai warga kerajaan Allah. Ini membawa sukacita yang tak dapat hilang lagi, Kebangkitan-Nya mengubah segalanya.Sebelum kematian-Nya, jalan masuk umat kepada Allah tertutup oleh dosa. Setelah kebangkitan-Nya, kita boleh langsung datang kepada Bapa melalui doa dalam nama Yesus. Secara pribadi maupun dalam persekutuan orang percaya, mari kita wujudkan kehadiran Kerajaan Allah lewat ibadah kita yang hanya ditujukan kepada Allah melalui Kristus dan melalui ketaatan kita dalam mengabarkan Injil dan melakukan berbagai kebajikan. (MHS)

Bacaan Alkitab: Hosea 12: 1-7; Lukas 15: 1-10

Doa: Terima kasih Roh Kudus untuk karena Engkau mengajar kami mengerti bahwa Yesus telah menang atas maut dan telah mengaruniakan segala anugerah dan sukacita kepada kami. Amin