Yesus (9 Feb 2022)

Kekuasaannya akan terbentang dari laut sampai ke laut dan dari sungai Efrat sampai ke ujung-ujung bumi. Zakharia 9.10
9 February 2022

Kekuasaannya akan terbentang dari laut sampai ke laut dan dari sungai Efrat sampai ke ujung-ujung bumi. Zakharia 9.10

Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi. Filipi 2: 9-10

Apakah kita tahu Albert Einstein Stephen Hawkins, Nelson Mandela, Donal Trump? Kita mungkin tahu nama mereka. Tapi, itu tidak berarti bahwa kita benar-benar mengenal mereka. Kita belum tentu tahu segala sesuatu tentang kehidupan dan sifat asli mereka. Mungkin kita tahu mereka dari buku-buku dan media sosial lainnya. Tetapi secara mendalam kita tidak tahu, yang kita tahu mereka orang pintar dan orang terkenal, hanya sebatas itu.

Saudara/I yang dikasihi Tuhan Yesus, 2.000 tahun yang lalu, Allah lahir dalam rupa manusia dan diberi nama Yesus. Dalam seluruh kehidupan Yesus ia dikenal sebagai orang yang luar biasa. Ada yang bilang bahwa dia itu orang baik, yang lain bilang bahwa dia adalah nabi, dan ada yang percaya bahwa dia itu Allah. Hampir semua agama besar berpandangan bahwa Yesus adalah seorang nabi, guru yang baik atau orang yang saleh. Pendapat mereka tidak salah menurut mereka, karena memang Yesus bukan manusia biasa. Persoalannya adalah, Alkitab yang kita imani sebagai Firman Tuhan mengajarkan bahwa Yesus lebih dari sekedar seorang nabi, guru yang baik atau orang yang saleh. Yesus adalah Tuhan, raja damai, mesias juru selamat manusia. Dalam nubuat yang ditulis oleh nabi Zakharia bahwa kekuasaan dari raja mesias itu terbentang sampai ke ujung bumi. Tidak ada raja yang dalam sejarah manusia yang kekuasaannya sampai ke ujung bumi. Alkitab Perjanjian Baru, menyebut Yesus sebagai “Anak Allah”. Istilah ini digunakan karena Yesus, tidak seperti manusia lain yang diciptakan oleh Allah. Yesus bukan termasuk ciptaan Allah karena ia adalah Firman Allah yang inkarnasi menjadi manusia. Karena itu Yesus disebut juga “Anak Manusia”. Dipahami dan dilihat oleh manusia karena Ia sendiri adalah manusia.

Saudara/I yang dikasihi Tuhan Yesus, kehadiran Yesus di dunia untuk membawa atau menyatakan semua sifat dan karakter Allah, Bapanya, kepada manusia. Yesus adalah perantara Bapa dengan kita. Sebagai manusia, Yesus adalah anak yang taat secara total dan mutlak kepada Bapa (Allah). Hidup Yesus sepenuhnya hanya untuk melakukan kehendak Bapa. Apa yang Yesus ucapkan dan lakukan adalah perintah Bapa. Yesus tidak pernah mengucapkan sesuatu atau melakukan sesuatu dari dirinya sendiri, melainkan dari Bapa. Karena itu menerima Yesus adalah menerima Bapa, percaya kepada Yesus berarti percaya kepada Bapa. Dan sebaliknya. Karena ketaatan itulah Alkitab perjanjian baru menuliskan bahwa Yesus adalah manusia yang sangat dikasihi oleh Allah. Semua yang ada di dunia ini diberikan Allah kepada Yesus. (IWM)

Bacaan Alkitab: Nahum 1: 2–6; Efesus 1: 7–10

Doa: Tuhan kami mengimani bahwa Yesus adalah Tuhan dan juru selamat bagi kami. Amin