Tuhan Sang Gembala Yang Baik (14 Maret 2022)

Kamu akan berangkat dengan sukacita dan akan dihantarkan dengan damai. Yesaya 55: 12
14 March 2022

Kamu akan berangkat dengan sukacita dan akan dihantarkan dengan damai. Yesaya 55: 12

Ia (gembala yang baik) memanggil domba-dombanya masingmasing menurut namanya dan menuntunnya ke luar. Yohanes 10: 3

Mungkin kita pernah mengalami atau memiliki pengalaman tersesat. Bingung, pusing, tertekan dan mungkin tidak dapat berpikir jernih, apalagi ditambah dengan alat komunikasi yang tidak dapat digunakan dan kesusahan lainnya. Dalam situasi itu hal yang mungkin kita rindukan adalah pertolongan dari seseorang untuk memberi petunjuk bahkan dapat menuntun kita ketempat tujuan kita.

Israel, pada jaman Nabi Yesaya, mengalami ketersesatan Iman yang serius. Mereka meninggalkan Allah dan menyembah kepada berhala, mereka berpaling dari jalan Tuhan dan mengikuti jalan yang keliru. Tentu hal ini membuat Tuhan murka dan menghukum mereka. Tetapi Tuhan adalah Allah yang Maha Pengasih, yang tidak pernah lupa akan janji-Nya, sehingga sekalipun Israel berdosa, Tuhan tetap mengharapkan mereka berbalik dan bertobat. Karenanya melalui Nabi Yesaya Tuhan Allah memberikan janji keselamatan dan pertolongan, bahkan Tuhan berjanji akan menuntun mereka agar mereka tidak tersesat dari jalan Tuhan, asalkan mereka mendengar seruan dan ajakan Tuhan dan turut serta di jalan keselamatan yang Ia sediakan. Tuhan akan menghantar mereka dengan damai dan sukacita kepada keselamatan itu sehingga segala yang tercipta akan ikut bersukacita.

Allah menggenapi janji-Nya itu bagi Israel dengan mengutus Sang Gembala yang baik yaitu Kristus Yesus. Injil Yohanes mencatat, Tuhan Yesus menyatakan diriNya sebagai Gembala yang baik, yang akan menuntun umat TUHAN ke rumput yang segar dan air yang jernih. Gembala itu bahkan mengenal umat itu dengan baik dan membimbing mereka kepada tempat yang penuh sukacita dan damai.

Seringkali kita sebagai domba-domba Tuhan, tersesat oleh bujuk dan rayuan dunia, sehingga kita membiarkan diri kita dipimpin oleh hawa nafsu dan keinginan kita. Pada akhirnya kita tersesat dan jauh melenceng dari jalan Tuhan. Tetaplah ingat, Tuhan Yesus adalah penuntun kita yang setia, Ia adalah gembala yang akan menghantar kita pada air yang segar dan rumput yang hijau, Ia akan membuat kita damai dan bersukacita, asalkan kita mau mendengar suara-Nya dan juga mengikuti tuntunan-Nya. (DEAP)

Bacaan Alkitab: Galatia 6: (11-13) 14-18; Yohanes 12: 37-43

Doa: Engkaulah Gembala kami ya Tuhan, tuntunlah kami agar senantiasa kami dapat berjalan dibawah kasih dan kesetiaan-Mu. Amin