Tetap Berkomitmen (28 Des 2021)

Kami sekali-kali tidak akan meninggalkan TUHAN. Yosua 24: 16 (BIS)
28 December 2021

Kami sekali-kali tidak akan meninggalkan TUHAN. Yosua 24: 16 (BIS)

Kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus. Peliharalah dirimu demikian dalam kasih Allah sambil menantikan rahmat Tuhan kita, Yesus Kristus, untuk hidup yang kekal. Yudas 20-21

Memiliki komitmen untuk tetap percaya kepada Tuhan adalah hal yang penting. Kita tidak dapat menyangkali bahwa iblis begitu liciknya menggunakan berbagai momen untuk mempengaruhi orang-orang percaya supaya gugur imannya. Mungkin kita pernah mendengar seseorang yang dulunya kaya tiba-tiba bangkrut. Ia telah berupaya menempuh berbagai cara untuk memulihkan ekonominya namun tidak juga mendatangkan hasil. Di tengahtengah keterpurukannya itu ia ingin menempuh jalan yang beda dan bertentangan dengan imannya. Ia mencari orang pintar (para normal) untuk mengentaskan pergumulanya, tetapi ia sepertinya tidak berhasil dan ia mulai semakin setress. Untunglah hal itu segera diketaui oleh gembala. Ia didampingi dan disadarkan bahwa jalan yang ditempuh untuk mengatasi masalahnya adalah jalan yang keliru. Dengan jalan itu berarti ia telah melupakan Tuhan yang selama ini memelihara dan memberkati hidupnya. Jalan yang ditempuh seharusnya adalah berserah dan mencari kehendak Tuhan. Janganlah menyerah kepada kuasa iblis yang telah menggunakan kebangkrutan ekonomimu untuk membelokkan imanmu. Tetaplah percaya kepada Tuhan meski di tengah-tengah keterpurukan. Tuhan pasti menolongmu.

Yosua sebagai pemimpin bangsa Israel mengingatkan bangsanya akan kasih setia Tuhan yang telah memimpin mereka keluar dari Tanah Mesir melalui berbagai kesulitan yang secara akal manusia itu tidak mungkin dapat dilewati. Di negeri kanaan mereka menikmati kelimpahan secara materi. Di negeri itu mereka bertemu dengan bangsa-bangsa yang beribadah kepada illah lain. Perjumpaanya dengan bamngsa-bangsa yang menyembah illah lain telah memudarkan komitmennya untuk tetap berbakti kepada Allah yang selama ini telah mengasihinya. Tetapi Yosua dengan tegas mengatakan bahwa ia dan seluruh keluarganya akan tetap beribadah kepada Tuhan. Komitmen yang jelas dari Yosua telah mengantar bangsa Israel membaharui komitmennya untuk tetap percaya dan berbakti kepada Tuhan saja. Penulis kitab Yudas memperingatkan dengan keras agar anak-anak Tuhan berhati hati terhadap berbagai bentuk ajaran dari guru-guru dan nabi-nabi palsu yang mengancam imannya. Anakanak Tuhan tetap memiliki komitmen untuk tetap percaya dan memelihara diri dalam kasih sambil menanti rahmat Tuhan kita, Yesus Kristu untuk hidup yang kekal.

Kita sebagai umat Tuhan di masa kini yang tidak terbebas dari berbagai bentuk tantangan yang bisa saja menggoyahkan iman. Marilah kita tetap memiliki komitmen yaitu “tetap percaya” kepada Tuhan yang telah menjadi nyata dalam pribadi Yesus, meskipun diperhadapkan dengan berbagai tantangan. Amin (PR)

Bacaan Alkitab: Matius 2: 13–18; Yohanes 1: 6–8

Doa: Ya Tuhan, berilah kami keberanian untuk tetap percaya kepadaMu dalam berbagai situasi yang kami hadapi. Amin.