Pujilah Tuhan Setiap Waktu (2 Feb 2022)

Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepadaNya tetap di dalam mulutku. Mazmur 34: 2
2 February 2022

Aku hendak memuji TUHAN pada segala waktu; puji-pujian kepadaNya tetap di dalam mulutku. Mazmur 34: 2

Bersukacitalah senantiasa, Tetaplah berdoa, Mengucap syukurlah dalam segala hal. 1 Tesalonika 5: 16-18

Banyak cara manusia menghadapi ketakutan dalam hidupnya. Ada yang menggunakan obat penenang; ada yang bersembunyi dan mengurung diri dari dunia luar; ada yang berjaga-jaga sehingga waktu tidurnya terganggu; ada juga yang melarikan diri dari tanggung jawab; dan yang memprihatikan ialah mereka yang melakukan tindak bunuh diri. Ketakutan menggambarkan rapuhnya pertahanan diri seseorang menghadapi kekuatan lain di luar dirinya. Ketakutan bisa menghilangkan semua harapan dan kegembiraan; bisa melumpuhkan semangat hidup dan cita-cita.

Jika begitu, siapa sebenarnya yang dapat melepaskan manusia dari ketakutan dalam hidupnya? Pemazmur dengan terang benderang berkesimpulan bahwa Tuhan satu-satunya yang dapat menolong manusia melewati hari-hari yang berat itu dengan bersyukur kepada Tuhan sebagaimana Daud mengatakan “puji-pujian kepada-Nya di dalam mulutku” bersyukur dalam arti bahwa kita tahu bahwa sumber kekuatan dan kemampuan kita hanyalah Tuhan. Hal yang sama juga dikatakan oleh Paulus kepada jemaat di tesalonika untuk bersukacitalah senantiasa Walaupun situasi yang dihadapi tidak baik, tetaplah bersukacita sebab selalu ada kekuatan baru yang Tuhan berikan didalamnya. Kata senantiasa dalam bahasa asli memiliki arti: Selalu, pada setiap waktu, selama-lamanya. Sehingga kita dapat berkata bahwa tiada hari tanpa bersukacita. Tetaplah berdoa. Hal ini mungkin sudah biasa kita dengar tapi inilah yang Tuhan inginkan bagi kita supaya doa itu tetap kita kerjakan setiap hari sebab doa itu melenyapkan setiap ketakutan dan kekuatiran dalam hidup ini. Ketika masalah datang dalam usaha, pekerjaan, bahkan dalam rumah tangga, tetaplah berdoa supaya kita kuat di dalam Tuhan. Jangan pernah kalah dengan keadaan sehingga membuat kita tidak dapat berdoa.Mengucap syukur dalam segala hal. Ketika hidup diberkati dan ketika semuanya berjalan seperti yang kita harapkan, pasti sangat mudah untuk mengucap syukur. Tetapi pertanyaannya adalah, ketika semua berjalan sebaliknya, apakah kita mampu mengucap syukur? Pasti sangat sulit untuk kita lakukan, namun ini adalah kehendak Tuhan bagi kita sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, bahwa dalam segala hal kita harus bersyukur. Apapun yang terjadi dalam hidup ini, percayalah bahwa semua ada dalam rancangan Tuhan dan rancangan Tuhan pasti indah pada waktunya. Setiap kita adalah ciptaan Tuhan, maka Tuhanlah yang akan memampukan kita untuk selalu bersyukur.

Sebenarnya tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memuji Tuhan dan mengucap syukur, karena Tuhan sudah berbuat baik kepada kita. Setiap hari kita nikmati berkat Tuhan, pertolongan Tuhan, bahkan dalam keadaan paling sulit sekalipun kita lihat pembelaan Tuhan. Yang seringkali membuat kita tidak bisa bersyukur dan memuji Tuhan adalah karena kita lupa dengan apa yang Tuhan sudah buat dalam hidup kita. tapi sebagai anak-anat Tuhan, jadilah pribadi yang tahu bersyukur dan pujilah Tuhan setiap waktu. (MHS)

Bacaan Alkitab: Wahyu 1: (1-2) 3-8; Yosua 22: 21-34

Doa: Ya Tuhan, kuatkan kami supaya memiliki komitmen setiap waktu selalu bersyukur dan memuji nam-Mu, apapun keadaannya kami tetap berdoa dan mengucap syukur dalam segala hal. Amin