Percaya Akan Rencana Allah (1 Feb 2022)

Orang-orang yang terluput di antara kaum Yehuda, yaitu orangorang yang masih tertinggal, akan berakar pula ke bawah dan menghasilkan buah ke atas. 2 Raja-raja 19: 30
1 February 2022

Orang-orang yang terluput di antara kaum Yehuda, yaitu orangorang yang masih tertinggal, akan berakar pula ke bawah dan menghasilkan buah ke atas. 2 Raja-raja 19: 30

Jikalau akar adalah kudus, maka cabang-cabang juga kudus. Roma 11: 16

Dalam kita menjalani kehidupan ini tentu kita memiliki sebuah rencana. Tapi pernahkah apa yang kita rencanakan tidak berjalan? Saya yakin setiap kita pasti pernah mengalami hal tersebut. Bahkan terkadang apa yang tidak kita harapkan malah terjadi dalam kehidupan ini. Karna semua dalam kendali Tuhan dan Tuhan paling tau apa yang terbaik untuk kita.

Dalam dua pembacaan hari ini kita bisa melihat bagaimana Tuhan menunjukkan rancangan-Nya. Dari pembacaan pertama Sanherib mengirim utusan untuk melemahkan hizkia dan bangsanya, agar hizkia menyerah. Namun ketika ia menghadapi situasi yang gawat ini, baik bagi bangsanya maupun bagi dirinya sendiri, ia membawa semua masalahnya kepada Allah dengan penuh kepercayaan bahwa Allah dapat mengatasi semua situasi dan Tuhan membebaskannya dari segala masalah yang dihadapinya. Dan dalam pembacaan kedua kita melihat keyakinan Paulus akan rencana Allah, ketika ketidakpercayaan Isreal dipakai Allah untuk menjangkau bangsa-bangsa lain. Akan tetapi Allah tidak melupakan bangsa pilihannya, Israel. Kasih karunia yang diberikan kepada bangsa-bangsa lain dimaksudkan untuk menimbulkan cemburu dalam hati mereka. Sehingga mereka menyesal dan pada akhirnya berbalik kepada Yesus Kristus serta memperoleh keselamatan.

Jika saat ini kita mengalami berbagai pergumulan dan persoalan serta apa yang yang kita rencanakan tidak berjalan seperti apa yang kita ingini, percayalah bahwa Tuhan memiliki rancangan yang indah dalam kehidupan kita, Tuhan bisa memakai segala cara untuk menolong kita karna tiada persoalan yang sulit bagi Tuhan. Ketika kita sudah tidak mampu mengandalkan apapun,disitulah kesempatan Tuhan mengarahkan segala kekuatan dan kasih-Nya. Kita hanya perlu datang setiap saat kepada-Nya, mengandalkan Dia, dan tidak menyombongkan apapun yang kita miliki. Marilah kita merespon kemurahan Allah itu dengan hati yang bersyukur dan rendah hati. Mulai sekarang, marilah kita berusaha untuk menjalani hidup sesuai dengan rencana Allah. Marilah kita hidup memuliakan Dia dalam setiap langkah kehidupan kita. (MHS)

Bacaan Alkitab: Yohanes 1: 43-51; Yosua 22: 1-20

Doa: Bapa ajarlah kami untuk percaya bahwa rencana Bapa adalah yang terbaik dalam kehidupan kami dan mampukanlah kami untuk selalu bersyukur apapun yang terjadi dalam hidup kami. Amin