Nyatakanlah Sekarang! (19 Okt 2021)

TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu. Yesaya 30: 18
19 October 2021

TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu. Yesaya 30: 18

Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia. Lukas 15: 20

Beberapa waktu belakangan ini sering terdengar berita duka karena kematian orang-orang dekat atau yang mungkin kita kenal. Berita dukadatangnya selalu mengejutkan dan sesungguhnya tidak ingin kita dengar. Tetapi begitulah kehidupan, Setiap hari kita berada di bawah bayang-bayang kematian, sampai waktu yang tidak seorangpun tahu kematian itu sungguh-sungguh tiba. Meski demikian kedukaan juga menjadi satu pengingat bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini, segalanya hanya sementara, termasuk kehidupan manusia. Tidak selamanya kita akan bersama dengan orang-orang terkasih di dunia ini. Sebagian orang menyampaikan penyesalan yang amat dalam karena kurang menghargai waktu bersama orang terkasih.

Firman hari ini menceritakan kasih seorang ayah sejati menerima anaknya kembali. Sebenarnya anak itu telah menyakiti hati ayahnya dengan pergi menghamburkan harta lalu kembali lagi dalam keadaan tidak berdaya. Mendapati anaknya kembali dalam kesusahan sang ayah tidak kuasa untuk menahan kasihnya. Perbuatan sang ayah terhadap anaknya menggambarkan kasih Allah kepada manusia yang berulang kali menyakiti hati-Nya. Kasih itu selalu mewujud dalam tindakan nyata seperti sang ayah yang berlari kemudian merangkul dan mencium anaknya. Demikianlah Allah menyatakan kasih lewat mengutus Tuhan Yesus untuk merangkul dunia yang seharusnya binasa karena dosa. Ia tidak pernah menunda, seperti yang dikatakan Kitab Yesaya bahwa Allah selalu menanti-nantikan saat menunjukkan kasih-Nya kepada umat meski umat berlaku tidak setia.

Karya kasih Allah ini kiranya menggerakan kita untuk segera menyatakan kasih kepada sesama karena tidak selamanya kita tinggal di dunia ini.Selagi masih ada kesempatan menyatakan kasih nyatakanlah saat ini, sebab nanti atau esok belum tentu ada untuk kita. Bila yang terkasih telah meninggalkan kita untuk selamanya maka segala bentuk ucapan sayang, perayaan megah, wewangian mahal, makam yang indah sekalipun tidak akan ada artinya selain untuk menenangkan kegusaran hati kita saja. Mari mulai menyatakan kasih dengan hal sederhana di tengah keluarga. (JVS)

Bacaan Alkitab: Roma 13: 1–7; Lukas 12: 49–53

Doa: Allah tidak pernah menunda menyatakan kasih bagi dunia, maka biarlah kami juga mampu menyatakan kasih di sini saat ini bagi orang-orang terdekat. Amin