Mengenal Tuhan (12 Des 2021)

Aku akan menyatakan nama-Ku yang kudus di tengah-tengah umatKu. Yehezkiel 39 : 7
12 December 2021

Aku akan menyatakan nama-Ku yang kudus di tengah-tengah umatKu. Yehezkiel 39 : 7

(Yesus berdoa) Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka. Yohanes 17: 26

Dalam masa pandemic ini, kita mungkin sering disuguhkan dengan berita-berita mengenai peningkatan orang-orang yang terpapar virus covid-19 atau juga hal-hal lain yang berkaitan dengan itu. Namun terkadang ada juga berita yang terkesan sedikit guyon yang mungkin pernah kita dengar. Misalnya, orang-orang yang melahirkan dimasa covid ini, memberi nama anaknya yang sedikit agak nyeleneh. Bisa saja nama yang diberikan itu, untuk mengingatkan orang tuanya bahwa anak itu lahir dalam masa pandemic atau juga dengan pertimbangan lainnya. Tetapi pada dasarnya ada tujuan mengapa seorang anak diberi nama. Kita semua memiliki nama, dan nama itu memiliki arti tersendiri, namun pada intinya, nama yang kita miliki itu adalah sebuah identitas atau tanda pengenal .

Gambaran sederhana di atas, hendaknya kita lihat untuk memahami dua bagian dalam firman Tuhan hari ini. Ketika Tuhan berfirman kepada nabi Yehezkiel, Tuhan berjanji akan menyatakan nama-Nya kepada umat Israel. Dari gambaran diatas kita melihat betapa pentingnya umat Israel mengetahui nama Tuhan dan betapa pentingnya juga Tuhan menyatakan nama-Nya kepada mereka. Sebab jika tanpa nama, maka umat Israel tidak akan tahu identitas Pribadi yang mereka sembah, tanpa nama itu, maka Israel tidak akan tahu dengan siapa mereka berkomunikasi dan tanpa nama itu, maka Israel tidak akan mengenali siapa yang mereka percayai dan ikuti. Nama yang Tuhan nyatakan kepada Israel menjadi sebuah dasar penting agar umat itu mengenal siapa Tuhannya. Namun sungguh sangat disayangkan bahwa sekalipun mereka telah mengenal nama itu, dan sekalipun Tuhan telah menyatakan nama-Nya yang kudus, Israel masih tidak dapat mengenal Tuhan Allah dengan sempurna.

Karena kegagalan pengenalan itulah Allah Bapa mengutus Yesus Kristus sebagai gambaran yang Hidup dan nyata untuk mengenal Tuhan Allah dengan benar. Bahkan Kristus, dalam doanya berkata bahwa Ia telah menyatakan nama Bapa kepada orang-orang yang mengikut-Nya. Artinya, kedatangan Yesus, bukan hanya berbicara masalah pengorbanan yang mendatangkan keselamatan saja, tetapi juga kedatangan Yesus ke dunia memiliki tujuan agar orang-orang yang percaya dan mengikut Dia, mengenal Allah dengan benar dan mengetahui Allah melalui pengenalan akan Yesus sendiri. Selain itu, mengenal Allah dengan benar akan membawa seseorang pada pengenalan kasih dari Allah di dalam hidupnya, sehingga orang yang berkata bahwa dirinya mengenal Allah sudah pasti menunjukkan kasih Allah itu dalam kehidupannya hari lepas hari. (DEAP)

Bacaan Alkitab: Lukas 1: 69–79; Yesaya 40: 1–11; Lukas 1 : 46–55

Doa: Tuhan ajarlah kami mengenal engkau dengan baik dan benar, dan tuntunlah agar pengenalan kami itu, membuat kami menjadi pribadi yang setia menunjukkan kasih kepada setiap orang. Amin. (DEAP)