Kuat di Dalam Tuhan (11 Nov 2021)

Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Kejadian 3: 6
11 November 2021

Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Kejadian 3: 6

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Roma 12: 2

Saudara-saudari yang dikasihi Tuhan Yesus, apakah yang membuat seseorang merasa kuat, percaya diri, dan merasa mampu dalam menghadapi segala hal? Mungkin hal yang membuat kita merasa kuat adalah karena kita yakin dengan kemampuan kita, kepintaran kita, atau mungkin karena kondisi finansial kita, status kita, koneksi, teman, keluarga, atau orang terdekat kita. Jawaban ini secara manusia tentu saja terlihat wajar.

Saudara/i yang dikasihi Tuhan Yesus, pertanyaannya adalah sejauh mana semua itu dapat menjamin atau memberikan kekuatan dan pertolongan bagi manusia? Mau sampai kapan? Pertolongan yang ditawarkan biasanya hanya bersifat situasional yang artinya jikalau pertolongan itu menguntungkan bagi yang menolong mungkin diberikan pertolongan tetapi jika tidak, mungkin pertolongan tidak diberikan. Terkesan bahwa pertolongannya mengharapkan imbalan. Selanjutnya, siapa yang mampu menolong manusia denga tulus ikhlas? Jawabannya tentu Tuhan. Tuhan adalah penolong yang sejati bagi manusia. Manusia dalam hidupnya sangat memerlukan pertolongan dari Tuhan. Ini karena manusia sangat mudah tergoda dan coba- coba. Manusia lemah jikalau sudah diperhadapkan pada keindahan dunia yang menjerumuskan pada kehancuran. Hal ini tergambar dari sosok Hawa yang sangat mudah tergoda, keyakinan pada perkataan Tuhan digoyahkan oleh karena bujukan iblis. Ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa tanpa Tuhan dipihak kita, kita menjadi lemah dan mudah terjatuh kedalam dosa. Kekuatan dari Tuhan menjadi mutlak harus dimiliki oleh manusia jikalau ingin hidup dalam kedamaian.

Sudara-saudari yang dikasihi Tuhan Yesus, kekuatan hidup kita hanyalah di dalam Yesus, sebab Dia adalah sumber hidup kita. Jangan menjadi lemah saat mengalami masalah sebab segala perkara dapat kita tanggung di dalam Dia yang memberi kita kekuatan. GKBP hari ini memperingati 80 tahun kelahirannya. Sudah 80 tahun GKPB ada dengan berbagai dinamika yang ada di dalamnya. Suka dan duka telah dialami. Banyak rintangan dan masalah (cobaan dan godaan) menghadang baik dari unternal maupun eksternal. Apakah GKPB sudah kuat di dalam Tuhan. Apakah jemaatnya, pemimpinnya, pegawainya sudah kuat didalam Tuhan? apakah semuanya sudah mengandalkan Tuhan (menjadi kuat di dalam Tuhan) sehingga tidak ada yang terjerumus dalam pencobaan (KKN). Kiranya peringatan HUT GKPB ke 80 ini menyadarkan kita semua untuk tetap mengandalkan Tuhan bagi masa depan GKPB. Kita bersama sebagai GKPB telah merasakan kebaikan dan kekuatan Tuhan dalam ber-GKPB. (IWM)

Bacaan Alkitab: 1 Yohanes 2: 18–26 (27–29); Lukas 18: 1–8

Doa: Tuhan kami mau mejadikan Tuhan sebagai kekuatan dalam kehidupan kami sehingga kami tidak terjerumus ke dalam pencobaan