Jangan Hilang Harapan! (3 Jan 2022)

Engkau ada di antara kami, ya TUHAN, dan nama-Mu diserukan di atas kami; janganlah tinggalkan kami. Yeremia 14: 9
3 January 2022

Engkau ada di antara kami, ya TUHAN, dan nama-Mu diserukan di atas kami; janganlah tinggalkan kami. Yeremia 14: 9

Tuhan menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya. Efesus 1: 18

“Harapan” adalah sebuah hal yang sangat penting untuk bisa dimiliki oleh semua orang di muka bumi. Entah siapapun bahkan umur berapapun orang tersebut, ia membutuhkan sebuah vitamin yang bisa menguatkan ia bisa tetap semangat dalam menjalani hidup yaitu vitamin dalam bentuk harapan. Ya, hidup ini terlalu keras, sangat keras sehingga kalau tidak memiliki harapan maka habislah kita, tak ada kekuatan sama sekali yang dapat kita jadikan alasan untuk kita tetap bertahan dan berjuang.

Hal kehancuran tengah terjadi pada bangsa Yehuda saat itu, mereka terlalu mengeraskan hati untuk mau menerima, mendengar dan melakukan perintah Allah sehingga masuklah mereka dalam situasi musim kering yang luar bisa, karena kebiasaan mereka yang bersikap keras hati akan perintah dan nubuat Allah, maka mereka mulai merasa menyerah dan merasa tak memiliki harapan lagi akan kehidupan mereka. Mereka mengira bahwa hidup mereka akan berakhir dengan adanya musim kering yang tengah melanda mereka saat itu, namun nabi Yeremia datang untuk mematahkan keterpurukan serta keputusasaan bangsa Yehuda saat itu. Yeremia mematahkan keterpurukan mereka dengan Yeremia menaikan doa dengan perkataan iman bahwa TUHAN tak pernah meninggalkan kehidupan mereka, Tuhan yang mereka sembah ada selalu di tengahtengah kehidupan mereka, sekalipun dalam keadaan sesusah apapun, tak pernah Tuhan meninggalkan kehidupan mereka.

Sepotong kalimat dalam doa Yeremia ini juga mengingatkan serta menguatkan kita bahwa kepada kita jugalah Allah melakukan hal yang sama, dimana Allah tak sama sekali meninggalkan kita. Allah yang kita sembah bukanlah sosok penghianat yang kalau kita sedang dalam keadaan enak barulah Ia bersama kita, tidak! Namun Tuhan Allah yang kita sembah adalah Tuhan Allah yang sama seperti yang Nabi Yermia sembah bahwa selalu ada dan memantau kita sekalipun justru kita yang seringkali meninggalkan Allah begitu saja. Itulah sebabnya maka mari kita lihat segala sesuatu peristiwa yang terjadi dalam kehidupan kita bukan dari mata jasamani kita sebagai manusia, yang justru seringkali akan mendatangkan keterputusasaan, namun mari kita lihat serta pahami lewat mata batin kita yang seringkali membawa kita masuk ke dalam pengertian yang jauh lebih dalam dari mata jasmani kita lihat. Sehingga kita tahu bahwa dalam keadaan kesulitanpun tetap akan terpancar secerca harapan yang menaikan mood semangat kita dalam menjalani hidup ini. (Deb)

Bacaan Alkitab: Keluaran 2: 1-10; Yohanes 1: 19-28

Doa: Bapa, kami tahu bahwa hidup di dunia ini bukanlah suatu hal yang mudah, ada banyak peristiwa yang seakan merenggut semangat kami sehingga tak jarang kami merasa kehilangan harapan, kami lupa bahwa kami ada dalam perlindunganMu. Amin