Jaminan Kekal (19 Nov 2021)

Allah kita adalah TUHAN yang menyelamatkan, Ia membebaskan kita dari kematian. Mazmur 68: 21 (BIS)
19 November 2021

Allah kita adalah TUHAN yang menyelamatkan, Ia membebaskan kita dari kematian. Mazmur 68: 21 (BIS)

Jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia. 1 Tesalonika 4: 14

Model bisnis asuransi, sebenarnya adalah model bisnis yang unik. Seorang memberikan sejumlah uangnya kepada suatu pihak yang sebenarnya tidak ia kenal secara pribadi dengan timbal balik janji bantuan saat ada kesusahan menimpanya. Menariknya model bisnis ini terbukti berhasil, dan banyak orang menganggap bahwa asuransi adalah sebuah investasi hidup yang baik. Hal tersebut karena manusia adalah makhluk fana yang saat ini sehat dan kemudian hari bisa jatuh sakit, tidak ada yang tahu dengan pasti umur manusia. Pada kondisi seperti itu, asuransi memberikan ketenangan, karena ada jaminan bagi orang yang membayar tersebut.

Permasalahannya, asuransi hanya menjamin sesuatu dalam kehidupan ini dan tidak memberikan jaminan hidup pada kehidupan setelah kematian. Pada sisi lain, faktanya, hampir tidak ada seorang pun yang tahu apa yang ada setelah kematian. Kecuali Yesus Kristus, Ia telah mengalahkan maut, Ia mati dan bangkit; oleh karena itu ia tahu betul apa itu kematian dan kesedihan karena kehilangan seorang akibat kematian. Yesus Kristus bahkan menangis saat Lazarus mati (Yohanes 11:35). Kematian adalah suatu momok yang universal, semua manusia takut akan kematian, tetapi Kristus memberikan jaminan kekal kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya. Menarik melihat Daud dengan iman dalam pemikiran Perjanjian Lama, dimana Kristus belum berinkarnasi; Daud dapat dengan iman mengatakan bahwa Allah adalah Tuhan yang menyelamatkan dan membebaskan kita dari kematian. Hal yang digenapi dalam Perjanjian Baru dalam diri Kristus.

Melalui surat Paulus kepada jemaat di Tesalonika, kita memiliki suatu pengharapan bahwa seorang yang telah meninggal, maut tidak menguasainya, sebaliknya seorang yang meninggal dalam Yesus dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia. Hal itu terjadi karena Yesus Kristus menjadi suatu jaminan kekal bagi orang percaya, yang Allah berikan dan anugerahkan bagi manusia karena kasih-Nya yang besar. Jaminan tersebut tidak seperti asuransi yang mewajibkan membayar sejumlah uang setiap bulannya. Jaminan itu kekal, dimulai dari inisiatif Allah dan diberikan secara cuma-cuma kepada orang percaya. Segala pertemuan pasti berakhir dengan perpisahan, dan perpisahan menghasilkan dukacita. Satu-satunya pertemuan yang tidak berakhir dengan perpisahan adalah pertemuan kita dengan Tuhan, sebab di dalam Dia ada suatu jaminan kekal yang tidak dapat rusak, tidak dapat layu dan tidak dapat binasa. (FAO)

Bacaan Alkitab: Ibrani 13: 17–21; 1 Tesalonika 4: 1–12

Doa: Ya Tuhan, terima kasih atas jaminan hidup kekal yang Engkau berikan melalui Tuhan kami Yesus Kristus. Amin