Ia Penyembuhku (30 Okt 2021)

Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau. Keluaran 15: 26 (BIS)
30 October 2021

Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau. Keluaran 15: 26 (BIS)

Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepada-Nya orang-orang sakitnya, yang menderita bermacam-macam penyakit. Iapun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka. Lukas 4: 40

Sakit adalah kengerian bagi semua orang. Membayangkannya saja sudah membuat orangorang ngeri dan takut, dan berharap ingin sehat selalu. Dalai Lama, seorang Pemimpin agama Budha di Tibet mengatakan bahwa manusia adalah yang paling membingungkan di muka bumi ini. Ia bekerja keras sampai mengorbankan kesehatannya, lalu ketika ia sakit, ia mengorbankan hasil kerja kerasnya agar bisa sehat. Namun, apakah manusia sungguhsungguh bisa terlepas dari sakit? Apakah kerja keras bisa menyembuhkan manusia dari sakitnya?

Di saat bangsa Israel mengeluh terhadap Musa, karena mereka tidak dapat minum air pahit di Mara, Musa berseru kepada Tuhan, dan Tuhan menjawabnya dengan memberi mereka air yang manis yang menyenangkan (Ul. 15). Dengan perjanjian dan ketetapan bersama dengan umat-Nya Israel, Allah menyatakan peraturan yang harus ditaati. Allah ingin menyatakan bahwa pengalaman manis yang mereka ingat-ingat di masa lalu ketika di Mesir, tidak ada apa-apanya dibanding masa depan manis yang Tuhan janjikan saat melepaskan mereka dari perbudakan. Allah menjanjikan susu dan madu di tanah perjanjian, masa depan manis yang sarat dengan jaminan keselamatan, asal mereka taat pada firmanNya. Bahkan, lebih spesifik Allah berjanji menyembuhkan umat-Nya, sebab hanya Dialah yang menyembuhkan (ay. 26). Mujizat kesembuhan telah memukau banyak orang, saat Yesus melakukan karya Allah di dunia. Peristiwa banyak orang berbondong-bondong datang kepada Yesus, dengan berbagai macam sakit penyakit, mengajarkan kita bahwa manusia rentan dan rapuh (Luk. 4). Ia perlu dijamah dan disentuh oleh kuasa Yesus, Sang Penyembuh. Dengan tangan-Nya, Ia menyembuhkan banyak orang (ay. 40), serta memulihkan pengharapan akan kesembuhan yang berasal dari Allah saja.

Dunia kita telah dipadati dengan berbagai macam penyakit, tidak hanya fisik, tetapi sakit pada semua sendi manusia dan kemanusiaan. Kita perlu Yesus, untuk bisa pulih. Kita perlu jamahan kuasa Allah, agar kita sembuh, baik jasmani dan tubuh yang sakit dan letih, juga agar hati kita sembuh dari sakit ketidakpedulian, sakit ketamakan dan keserakahan, sakit pementingan diri, sakit iman dan pengharapan. Sungguh, kita perlu Kristus, sang Penyembuh itu, agar hati dan batin kita sehat, agar tubuh kita mendukung karya kita untuk memuliakan-Nya. (TW)

Bacaan Alkitab: 2 Timotius 2: 1–5 (6); Lukas 14: 25–35

Doa: Saat ini, kami semua menyadari kelemahan kami, sakit pada tubuh kami akan sembuh di dalam nama Yesus, begitupun sakit pada hati dan jiwa kami, agar pulih di dalam nama-Mu. Amin