Hikmat Tuhan Bagi Orang Percaya (15 Feb 2022)

Orang bebal berkata dalam hatinya: “Tidak ada Allah”. Mazmur 14: 1
15 February 2022

Orang bebal berkata dalam hatinya: “Tidak ada Allah”. Mazmur 14: 1

Tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar. 1 Yohanes 5: 20

Stok orang baik di dunia masih tersedia banyak. Yang sulit adalah mencari orang yang benar, orang yang memperjuangkan kebenaran dan menegakkan kebenaran. Orangorang yang menjalani kehidupan yang menentang Tuhan adalah orang-orang yang bebal. Orang-orang demikian sama seperti orang yang tak berakal budi. Sikap dan tindakan mereka bisa menyebabkan orang benar menderita. Namun orang benar harus belajar menilai hidup ini dari sorot pandang Allah, bukan dari apa yang dialaminya langsung.

Kebebalan orang fasik dapat dilihat dari dua hal: mencemooh hukum Allah dan menganiaya umat Allah. mengapa mereka berani berbuat demikian? Karena merek berpikir “Tidak ada Allah.” dari zaman purba, semua orang percaya akan adanya Allah. Bahkan bangsa-bangsa sekitar Israel menyembah banyak allah. Jadi pernyataan bahwa “tidak ada Allah” berarti anggapan bahwa Allah tidak ikut campur dalam kehidupan manusia. Karena itu mereka merasa bebas melakukan segala kejahatan yang melanggar hukum Allah. Namun salah besar bila mereka mengira bahwa Allah tinggal diam, terlebih ketika mereka memperlakukan umat-Nya secara keji. Mereka akan terkejut karena penghakiman Allah akan menimpa mereka. Allah akan melindungi dan memulihkan umatNya.

Mungkin muncul pertanyaan dalam kehidupan sehari-hari, “Mengapa Allah tidak langsung saja menghidarkan umat-Nya dari kejahatan? Apakah Ia lalai?” Tentu tidak. Allah memiliki rencana dalam kehidupan kita, Ia mau melatih umat-Nya untuk menjadi “cerdik seperti ular” (Mat. 10:16). Jika Allah selalu turun tangan ketika orang fasik menipu dan melakukan tindakan jahat kepada orang benar, maka umat Allah akan menjadi orang yang tak berhikmat dan tak berdisiplin sebab tidak belajar hidup sesuai prinsip kebenaran. Namun bukan berarti bahwa Allah tidak akan ikut campur tangan di dalamnya. Sebab akhirnya Allah akan menghukum orang fasik dan memulihkan kembali umat-Nya.

Pakailah hikmat Tuhan untuk melihat segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan kita, supaya apa yang kita pikirkan dan lakukan semuanya itu berkenan di hadapan Tuhan. Pemahaman bahwa Tuhan tidak tinggal diam ketika umat-Nya dianianya kiranya menolong setiap kita untuk bijak dalam bertindak dan menghadapi orang-orang fasik, sambil menantikan pertolongan Allah. Jangan takut hidup benar sebab Allah akan menolong serta melindungi kita, umat-Nya. (KAJ)

Bacaan Alkitab: Ulangan 7: 6-12; Efesus 3: 1-13

Doa: Tuhan mampukan kami untuk berproses di tengah dunia yang penuh dengan tantangan ini. Ajar kami untuk mengerti setiap rencana-Mu dalam setiap kehidupan kami. Amin.