Hidup Seperti Orang Bijak (14 Des 2021)

Aku ini orang asing di dunia. Mazmur 119: 19
14 December 2021

Aku ini orang asing di dunia. Mazmur 119: 19

Perhatikanlah baik-baik cara hidupmu. Jangan hidup seperti orangorang bodoh; hiduplah seperti orang-orang bijak. Gunakanlah sebaik-baiknya setiap kesempatan yang ada padamu. Efesus 5: 15–16 (BIS)

Apa yang identik dengan sebutan orang asing? Sebagian akan berpikir orang asing adalah orang yang berasal dari luar Negara kita, orang dari luar kota kita, desa atau lingkungan kita. Ada juga yang berpikir orang asing adalah orang yang mereka tidak kenal dan tidak pernah dilihat sebelumnya. Sikap apa yang biasanya diterima oleh orang asing? Orang sekitar akan bersikap acuh atau cuek, mewaspadai orang asing tersebut atau bahkan orang asing itu tidak dapat diterima. Namun semua sikap itu, akan hilang dan berubah jika orang tersebut bisa dan pandai membawa diri dilingkungan dimana ia tinggal.

Ketika Daud menulis dan menyatakan bahwa dirinya adalah orang asing di dunia ini, gambaran diatas adalah sedikit dari maksud Daud. Ia tidak dikenal oleh orang-orang dunia ini, ia adalah orang yang tidak diterima oleh dunia dan dianggap tidak pantas. Mengapa Daud berpikir demikian? Sebab ia tahu bahwa ia adalah milik Tuhan dan ia bukan berasal dari dunia ini. Daud tahu bahwa karena asalnya bukan dari dunia, orang-orang dunia akan menolaknya dan bahkan membencinya, kecuali dia menjadi seperti orang-orang dunia. Dunia atau duniawi mewakili segala sifat-sifat manusia yang bertumpu pada kepuasan dan kesenangan diri sendiri. Sifat yang mewakili pemenuhan hasrat dari dunia ini, jadi ketika Daud berkata bahwa ia adalah orang asing di dunia ini, perkataan itu juga mewakili maksud bahwa Daud tidak hidup berdasarkan sifat-sifat dunia dan ia harus hidup dengan menunjukkan sifat dan sikap dari mana ia berasal, yaitu sikap dan sifat yang berkebalikan dari hal-hal duniawi. Apa saja sikap itu?

Hal inilah yang disebutkan Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus, Paulus meminta agar jemaat Efesus memperhatikan cara hidup mereka, jangan seperti orang-orang bodoh, maksudnya jangan mendasarkan dan menjalankan hidup seperti orang-orang duniawi yang mengumbar hawa nafsu, kepuasan dan kesenangan diri sendiri. Namun Paulus ingin agar jemaat hidup seperti orang-orang bijak, yaitu orang-orang yang mampu menunjukkan jati diri mereka sebagai orang-orang yang sudah diselamatkan Yesus Kristus dan menjadi keluarga Kerajaan Allah. Orang-orang yang memiliki sikap murah hati, kasih dan kesetiaan, iman serta keteguhan dan kerendahan hati. Paulus ingin agar jemaat mengingat bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di dunia ini, sama seperti Daud, Paulus mau agar jemaat menunjukkan jati diri mereka yang adalah anak-anak Allah dengan bersikap yang baik dan seturut kehendak Tuhan, agar cara kehidupan mereka menjadi kesaksian bagi orang-orang dunia ini. (DEAP)

Bacaan Alkitab: Matius 3: 7–12 ; Zakharia 9: 9–12

Doa: Tuhan, tuntunlah kami melalui Roh-Mu yang Kudus, agar kami dapat hidup seperti orang-orang bijak dan menjadi saksi tentang kasih dan kemurahan-Mu di dunia ini. Amin!