Dihajar Untuk Makin Mengenal (10 Des 2021)

Dalam murka-Ku Aku telah menghajar engkau, namun Aku telah berkenan untuk mengasihani engkau. Yesaya 60: 10
10 December 2021

Dalam murka-Ku Aku telah menghajar engkau, namun Aku telah berkenan untuk mengasihani engkau. Yesaya 60: 10

(Allah) mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib. Kolose 2: 13–14

Apabila kita mendengar kata “hajaran” sudah barang tentu yang tergambar didalam benak berpikiran kita suatu pukulan secara bertubi-tubi sebagai bentuk kekesalan dan atau amarah. Seringkali tindakan menghajar adalah bentuk dari rasa benci dan kemarahan seseorang. Namun ada versi yang berbeda mengenai “hajaran” didalam kehidupan kekristenan.

Hajaran yang dilakukan Tuhan terhadap anak-anak-Nya seperti yang Yesaya tuliskan, bukanlah karena Ia tidak mengasihi kita, justru sebaliknya ini adalah bagian dari kasih-Nya. Tuhan menghajar kita bukanlah untuk melampiaskan amarah dan kebencian-Nya kepada kita, tetapi dengan maksud dan tujuan supaya kita memiliki kehidupan yang berkualitas dan bermanfaat. Tuhan menghajar kita dengan tujuan untuk pemulihan dan kebaikan kita. Dengan kasihNya yang besar, Ia rela menebus dosa-dosa kita dan melayakkan kita terus menerima kasih yang sempurna sekalipun kita masih sulit terbebas dari belenggu dosa.

Emas murni selalu dihasilkan dari pemurnian dalam api yang memakan waktu cukup lama sampai semua kotoran dan ketidakmurnian yang terkandung di dalam logam itu terbakar habis. Hajaran Tuhan terhadap anak-anak-Nya hanyalah untuk memurnikan kita dan menyadarkan bahwa dinamika hidup yang menghiasi proses kita tiap-tiap harinya agar menghasilkan kedewasaan iman. Dari sakit penyakit kita mengenalNya sebagai dokter dan Penyembuh. Dari kemalangan kita mengenalNya sebagai Bapa yang baik, dari ketidakadilan kita mengenalNya sebagai Pembela kita. Dukacita mengajarkan kita mengenalNya sebagai Penghibur, serta badai hidup mengajarkan kita mengenalNya sebagai Gunung Batu Pertahanan kita. HajaranNya membuat kita semakin mengenal dan mengandalkanNya dalam iman. (GAKLIE)

Bacaan Alkitab: Zakharia 2: 9–13; Zakharia 8: 1–8

Doa: Kasih yang sempurna kami terima dari Engkau ya Allah. Mampukanlah kami hari ini senantiasa bersyukur dalam setiap keadaan. Mau melembutkan hati untuk kembali dapat melihat anugerahMu yang besar dalam setiap keadaan. Amin