Diciptakan Untuk Diberkati (18 Des 2021)

Diciptakan-Nya mereka laki-laki dan perempuan. Diberkati-Nyamereka dan dinamakan-Nya mereka “Manusia”.Kejadian 5: 2 (BIS)
18 December 2021

Diciptakan-Nya mereka laki-laki dan perempuan. Diberkati-Nya mereka dan dinamakan-Nya mereka “Manusia”. Kejadian 5: 2 (BIS)

Rahmat, damai sejahtera dan kasih kiranya melimpahi kamu. Yudas 2

Saat kita berhadapan dengan seseorang yang putus asa, akan selalu ada pertanyaan dari mereka “untuk apa sih saya hidup”? Atau saat kita dalam keadaan terpuruk, kita juga mungkin pernah berujar hal yang sama. Begitu banyak orang di dunia ini, sampai sekarang ini masih belum tahu apa tujuannya ia ada dan hidup, sehingga dapat kita lihat bahwa begitu pentingnya seseorang tahu apa tujuan hidupnya.

Bagi kita orang percaya, Firman Tuhan memberikan gambaran dan ulasan untuk apa sebenarnya kita hidup. Dalam Kitab Kejadian, Musa menuliskan bahwasannya TUHAN menciptakan manusia baik laki-laki dan perempuan (dalam hal ini kita menolah paham LGBT), yang mana penciptaan mereka memiliki proses yang berbeda dari ciptaan lainnya. Artinya manusia memiliki satu tempat khusus dihadapan Tuhan yang dibedakan dari mahluk lainnya. Setelah diciptakan maka TUHAN memberkati manusia itu baik laki-laki dan perempuan, serta diberi perintah untuk mengusahakan apa yang TUHAN telah ciptakan. Pada bagian akhir, TUHAN dinyatakan memberkati manusia itu, ini menandakan bahwa tidak ada satu pun manusia yang Tuhan ciptakan untuk ditimpa malapetaka, kesialan atau hal-hal buruk. Jadi keliru jika ada orang yang beranggapan bahwa hidupnya hanya untuk menerima derita. Setiap manusia diciptakan Allah untuk mendapat berkat dan bukan kutuk, lalu..dari mana datangnya derita dan kesusahan? Semua itu datangnya dari dosa-dosa kita, keinginankeinginan kita, yang saling berlomba di dalam hati kita sehingga kita melupakan TUHAN.

Yudas (saudara Rasul Yakobus) dalam suratnya kepada Jemaat Tuhan dan saudarasaudaranya yang dipilih untuk mengikut Tuhan Yesus, membuka suratnya dengan menyampaikan salam dan doa agar rahmat, damai sejahtera dan kasih Tuhan melimpah atas mereka. Ini menjadi tanda bahwa baik itu ucapan atau doa dari seseorang, adalah sangat baik jika itu mengingatkan bahwa Tuhanlah sumber berkat dan kasih bagi kita. Dalam hal ini, salam dan doa dari Yudas juga mengingatkan bahwasannya orang-orang yang di pilih oleh Tuhan, pastilah kehidupan mereka akan diberkati dengan damai sukacita dan kasih. Tidak ada satu pun yang Tuhan Yesus pilih menjadi pengikut-Nya agar ditimpa malapetaka, artinya mereka semua dipanggil untuk mendapatkan kebaikan, dan menjadi sangat jelas bahwa Panggilan Tuhan akan membawa seseorang pada suatu sukacita dan rahmat yang besar. Hal ini tergantung bagaimana seorang percaya memilihara hidup dan imannya. Jika mereka memelihara hidup dan imannya dengan baik, maka tujuan Tuhan dalam kehidupannya pasti sangat mudah untuk dipahami. Dan ketika kita tahu bahwa kita diciptakan untuk diberkati, maka kita akan memiliki tujuan menjadi berkat juga bagi orang lain. (DEAP)

Bacaan Alkitab: 2 Korintus 1: 18–22; Zakharia 14: 1–11

Doa: Tuhan, kiranya Engkau senantiasa mengingatkan kami, bahwa kami Engkau ciptakan dan panggil untuk diberkati dan juga menjadi berkat. Amin!