Dibentuk Oleh Tuhan (21 Jan 2022)

TUHAN, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tanganMu. Yesaya 64: 8
21 January 2022

TUHAN, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tanganMu. Yesaya 64: 8

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap. Yohanes 15:16

Ada sebuat alat musik kuno berukuran mungil yang teruat dari tanah liat dan hampir berbentuk bulat seperti telur, bernama Okarina. Okarina memiliki lubang-lubang layaknya seruling dan cara memainkannya pun dengan ditiup bagian ujungnya sambil menutup lubang-lubang pada permukaannya, sehingga dapat menghasilkan suara musik yang indah. Pembuatan Okarina tergolong unik. Si pembuat akan mengambil sebongkah tanah liat, membentuk dengan kemiringan dan posisi lubang yang pas supaya dapat menghasilkan bunyi, kemudian setelah mengering akan dibakar.

Proses pembuatan tadi mengingatkan gambaran tentang Allah dengan manusia. Di mana Allah adalah Si Pembuat dan manusia adalah tanah liat yang dibentuk. Nabi Yesaya menyadari bahwa umat Isreael memerlukan pertolongan Tuhan dalam membentuk hidup mereka. Umat gambarkan sebagai tanah liat yang terlihat tidak berharga, namun dihadapan Tuhan, mereka dibentuk menjadi sebuah karya yang indah dan berguna. Umat patut bersyukur karena Tuhan telah memilih mereka untuk dibentuk menjadi alat ditanganNya. Hal inilah yang disampaikan Tuhan Yesus kepada para murid dalam Perjamuan Terakhir sebelum Dia ditangkap dan diadili. Tuhan Yesus berkata bahwa Dialah yang telah memilih serta menetapkan para murid untuk ada bersama-sama dengan Dia dan melakukan pekerjaanNya di dunia ini. Artinya mereka dipanggil dan ditetapkan oleh Allah di dalam Tuhan Yesus untuk dijadikan sebagai alat yang menghasilkan buah yang baik.

Bagi setiap kita yang mengimani dan percaya, bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat, maka kita pun adalah orang-orang yang telah dipilih oleh Tuhan untuk melaksanakan tugas panggilanNya. Proses pemanggilan dari Tuhan memang tidak instan, melainkan kita harus siap di bentuk olehNya. Bagaikan sebongkah tanah liat yang tidak bernilai, kemudian diambil dan dibentuk oleh Tuhan untuk menjadi sebuah karya yang indah, demikian juga hidup kita ditangan Tuhan. Mungkin kita akan melalui berbagai macam tantangan dalam proses pembentukan dari Tuhan. Bahkan Tuhan juga pasti akan membuang bagian-bagian yang tidak perlu dari hidup kita, seperti sifat atau kebiasaan lama yang bertentangan dengan kehendakNya. Namun, dalam proses inilah Tuhan menginginkan supaya kita belajar setia dan jangan pernah merasa ragu. Percayalah bahwa hidup kita berada di tangan yang tepat, bahkan akan dibentuk Tuhan begitu indah sesuai dengan rencanaNya. (AEPTB)

Bacaan Alkitab: Galatia 5: 1-6; Yosua 6: 11-27

Doa: Bentuklah kami seturut dengan kehendakMu, Tuhan, supaya kami dapat menjadi karya indah yang menghasilkan buah yang baik. Amin.