Bukan Dengan Kekuatanku ! (9 Jan 2022)

Celakalah orang-orang, yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari TUHAN. Yesaya 31: 1
9 January 2022

Celakalah orang-orang ….., yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, ….., tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari TUHAN. Yesaya 31: 1

Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus. Ibrani 2: 1

Beberapa waktu lalu, media sempat memberitakan tentang artis-artis luar negeri yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Banyak di antara mereka yang masih muda, cantik, tampan dan juga populer. Oleh karena frustasi dan merasa gagal terhadap tuntutan dunia, semua kesuksesan yang sudah dicapai akhirnya tidak berarti lagi.

Ya, manusia cenderung mudah tergoda dengan apa yang dunia janjikan. Layaknya bangsa Isarel yang pergi ke Mesir untuk mencari pertolongan. Mereka mengira bahwa Mesir yang memiliki banyak pasukan berkuda handal itu mampu menolong dalam perang menghadapi kerajaan Asyur. Tetapi apa yang terjadi ?Mesir dikalahkan Asyur! Allah memakai bangsa Asyur untuk menyadarkan bangsa Israel bahwa orang Mesir adalah manusia biasa, mereka dan kuda-kudanya adalah makhluk yang lemah. Mengandalkan manusia dalam waktu sesaat memang nampak menjanjikan pertolongan. Namun ingatlah bahwa segala sesuatu di dunia ini memiliki keterbatasan. Untuk itulah Tuhan mengingatkan kepada umat (kita) untuk berserah dan bergantung penuh pada kekuatanNya.

Tahun 2022 memasuki hari yang kesembilan, begitu cepat rasanya waktu berlalu. Pernahkah kita berpikir tentang keberadaan kita saat ini? Untuk sampai pada titik kita berdiri sekarang ini, tentu melalui proses yang mungkin tidak mudah : kita sempat kalah oleh dunia, kehilangan arah, putus asa, kecewa terhadap manusia, dan lain sebagainya. Tanpa Tuhan, tentu kita tidak akan mampu melewati semuanya itu seorang diri. Hari-hari berat di tahun lalu yang telah kita lewati biarlah menjadi pengalaman yang berharga dan koreksi bagi kita: seberapa jauh kita mengandalkan Tuhan dalam hidup ini? Atau mungkin selama ini kita sering mengabaikan pertolonganNya?

Oleh karena itu, marilah melatih diri untuk datang terlebih dahulu kepada Allah dan mengharapkan pertolonganNya. Waspadalah terhadap arus dunia dan hendaklah kita semakin hari semakin memperhatikan setiap perkataanNya. Biarlah Firman Tuhan sajalah yang menuntun kita menjalani hidup hari ke sehari. Jangan berontak. Berserahlah. Bergantunglah pada Tuhan sepenuhnya. Bukan dengan kekuatan kita! (AS)

Bacaan Alkitab: Matius 3: 13-17; Roma 12: 1-8; Mazmur 96

Doa: Tuhan, mampukanlah kami untuk selalu mengandalkan Engkau dalam hidup ini. Amin