Bersyukur Atas Anugerah-Nya (14 Feb 2022)

Hatiku siap, ya Allah, aku mau menyanyi, aku mau bermazmur (bermain musik). Bangunlah, hai jiwaku,. Mazmur 108: 2
14 February 2022

Hatiku siap, ya Allah, aku mau menyanyi, aku mau bermazmur (bermain musik). Bangunlah, hai jiwaku,. Mazmur 108: 2

Mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang. Kolose 1: 12

Kapan kita bersyukur? Ketika menerima berkat atau ketika menghadapi pergumulan. Kecenderungan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang mengucap syukur dalam keadaan yang membuat hatinya bersukacita, seperti mendapatkan berkat, pekerjaan, pasangan, dikarunia anak dan masih banyak contoh lainnya. Pernahkan kita bersyukur dalam pergumulan yang berat, dalam permohonan yang tak henti-henti kita panjatkan kepada Tuhan? Dalam keadaan apapun kita diingatkan untuk menaikkan syukur, baik dalam keadaan suka maupun duka. Sehingga segala yang kita jalani akan terasa ringan ketika memiliki rasa syukur. Meskipun keadaan dan realita tidak sesuai dengan harapan kita tetap bersyukur bahwa Tuhan pasti memiliki rencana yang indah dalam kehidupan kita. Pada saat ini kita mengucap syukur atas karya besar yang boleh terjadi dalam kehidupan manusia. Tuhan masih memberi nafas kehidupan yang baru bagi kita. Sungguh besar kuasa Allah dan sungguh tak terperikan kasih-Nya kepada manusia. Dengan kuasa dan kasih tersebut, Allah telah mengerjakan apa yang tidak mungkin dikerjakan oleh manusia sendiri.

Daud mengekspresikan pujiannya kepada Allah semesata alam dengan melibatkan hati dan jiwanya secara terbuka, dan tulus. Hal ini yang menunjukkan bahwa yang paling penting dalam memuji Tuhan adalah kesiapan hati dan jiwa, Daud memiliki dasar yang kuat sehingga ia menaikan syukur kepada Allah, ia yakin bahwa di masa kepemimpinannya, Allah yang terlah berfirman itu akan membawa suku-suku bangsa, baik dalam lingkup keluarga besar Yakub maupun musuhmusuhnya untuk menjadi kesatuan yang harmonis di bawah kekuasaan “tongkat kerajaan-Nya”. Daud percaya, bahwa Allah adalah sumber kekuatan kepemimpinannya. Dialah yang memberikan kemenangan kepadanya, sehingga ia tahu benar mengapa ia harus memuji Tuhan. Begitu juga jemaat Kolose yang bertumbuh karena pengetahuan akan firman Tuhan telah mengubah cara hidup mereka. Berita pertumbuhan iman jemaat terdengar sampai ke telinga Paulus, itulah yang menjadi dasar permohonan Paulus tiada putus-putusnya kepada Tuhan dan mengingatkan agar Jemaat selalu mengucap syukur kepada Allah. Melalui isi doa tersebut Paulus mengingatkan jemaat bahwa pertumbuhan dan perkembangan iman yang sekarang terjadi dalam jemaat semata-mata didasari oleh anugerah Allah yang telah memperbaharui hidup dan mengaruniakan status baru. Keberadaan jemaat yang berakar dari persekutuan dengan Yesus Kristus akan bertumbuh dan berbuah di dalam anugerah kekuatan-Nya. Ucapan syukur jemaat lahir dengan sukacita karena menyadari bahwa pertumbuhannya adalah anugerah Allah. Bersumber dari anugerah dan oleh anugerah, demikianlah seharusnya jemaat Tuhan bertumbuh. Inilah pertumbuhan yang tidak cukup sekedar tahu, tetapi pengetahuan akan firman Tuhan akan mengubah cara hidup mereka.

Latihlah kepekaan rohani kita utuk melihat dan mendoakan kebutuhan jemaat di sekitar kita. Jemaat membutuhkan hikmat dan pengertian agar hidup sesuai kehendak Allah dan bukan kehendak para aktivis yang melayani. Kiranya kebenaran firman Tuhan yang ditaburkan menjadi dasar motivasi bagi jemaat yang bertumbuh dan berbuah, serta kekuatan-Nya menjadi nyata dalam menghadapi segala pergumulan hidup. (KAJ)

Bacaan Alkitab: Lukas 19: 1-10; Efesus 2: 11-22

Doa: Ya Tuhan. Mampukan kami untuk menaikkan syukur dan doa bagi saudara kami. Supaya setiap kami yang sudah menerima benih firman-Mu dimampukan untuk melakukannya dalam pola pikir, ucapan dan tindakan kami. Amin.