Allah Mengundang Kita (13 Feb 2022)

Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Maleakhi 3: 2
13 February 2022

Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Maleakhi 3: 2

Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku. Wahyu 3: 20

Ketika kita menjadi orang awam yang tidak memiliki kedudukan, kemudian kita menerima suatu undangan dari orang yang terpandang dan memiliki kedudukan, seperti Bupati, Gubernur ataupun Presiden tentunya kita akan mengatur waktu dan mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin untuk menghadiri undangan tersebut. Kita akan merasa beruntung dan istimewa karena kita diundang oleh orang yang mempunyai jabatan dan kekuasaan. Kemudian ketika kita diajak berdialog dengan orang yang memiliki jabatanpun sering kali kita menjadi lupa dengan apa yang sudah kita persiapkan sebelumnya, padahal dari rumah maupun tempat kerja sudah mempersiapkan segala sesuatu yang akan dibicarakan, tetapi karena gugup akhirnya semua buyar.

Ketika Tuhan bertindak tegas melalui Nabi Maleakhi untuk menegur dosa-dosa umatNya. Namun, umat Tuhan berulang kali, sejak permulaan bangsa Israel berdiri sampai saat ini telah menolak pemberitaan para utusan Allah tersebut. Oleh karena itu, kedatangan Tuhan akan menjadi kejutan besar dalam hidup mereka. Tuhan marah terhadap umatNya yang tidak mentaati perintahNya sehingga Tuhan sendiri yang akan memurnikan hati mereka. Tuhan yang pengasih tidak pernah membiarkan umatNya jatuh dalam dosa dan jauh dari padaNya, sehingga Tuhan sendiri berusaha mengundang umat manusia untuk datang kepadaNya. Setiap orang percaya dapat mengalami secara cuma-cuma kekayaan rohani dan kepuasan sejati ketika dia menyadari kemiskinannya dan mempersilakan Yesus tinggal di dalam hati dan menguasai seluruh hidupnya sebagai Tuhan. Kepuasan sejati hanya dapat dialami di dalam persekutuan dengan Dia.

Bersediakah kita membuka diri untuk Tuhan masuk dalam kehidupan kita. Tuhan mengundang setiap kita saat ini, maukah kita menerima dan merespon setiap panggilanNya. Undangan Tuhan Yesus yang ditujukan kepada kita sangat khusus dan istimewa. Sekarang kembali kepada pribadi kita masing-masing, jikalau kita menerima undangan tersebut, di dalam Alkitab sudah jelas perintahnya, tinggal kita melakukan dan meminta hikmat Tuhan yang menuntun supaya apa yang kita lakukan benar-benar untuk mempersiapkan diri dalam panggilan dan undangan Tuhan. Banyak diatnara kita yang mungkin memiliki keraguan untuk menjawab setiap panggilan Tuhan, namun pada saat ini Tuhan mengingatkan bahwa, ketika Tuhan ada di dalam diri kita, maka kita akan dimampukan untuk melaksanakan tugas dan panggilan Tuhan. Tuhan akan memperlengkapi apa yang menjadi kebutuhan dan kekurangan kita, ketika kita bersedia Tuhan berkarya dalam hidup kita. (KAJ)

Bacaan Alkitab: Matius 20: 1-16; Filipi 2: 12-13; Mazmur 51

Doa: Tuhan. Mampukan kami untuk mempersiapkan hati dan jiwa kami untuk dapat mengundang Tuhan hadir dalam kehidupan kami. Supaya apa yang kami kerjakan dalam kehidupan sehari-hari, semua berkenan dihadapan-Mu. Amin.