Aku Bukan Sebuah ToMat (6 Jan 2022)

Aku akan membersihkan mereka dari dosa-dosa yang telah mereka lakukan terhadap-Ku; dosa-dosa dan kedurhakaan mereka akan Kuampuni. Yeremia 33: 8 (BIS)
6 January 2022

Aku akan membersihkan mereka dari dosa-dosa yang telah mereka lakukan terhadap-Ku; dosa-dosa dan kedurhakaan mereka akan Kuampuni. Yeremia 33: 8 (BIS)

Yesus Kristus adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia 1 Yohanes 2: 2

Manusia adalah mahkluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna di antara ciptaan Tuhan lainnya namun manusia juga tak lepas dari kelemahan. Ya, manusia memang memiliki banyak kelemahan serta keterbatasan sehingga manusia tak jarang melakukan kesalahan dalam menjalani kehidupan ini. Ini adalah sebuah kenyataan yang memang tak dapat dipungkiri, Allahpun tahu akan kenyataan ini sehingga Allah selalu menganugerahkan kesempatan bagi setiap umatNya saat mereka datang mengakui kesalahan dan dosa serta memohon ampun kepadaNya.

Bangsa Isarel adalah bangsa yang sangat terkenal dalam cerita alkitab terkait kehidupan iman mereka terhadap Tuhan Allah. bangsa Isarel terkenal sebagai bangsa yang sangat dikasihi Tuhan, namun bangsa Isarel juga terkenal sebagai bangsa yang yang keras kepala (bengkung). Tetapi tak pernah berhenti juga Tuhan Allah mengaruniakan mereka kesempatan untuk bertobat, memperbaiki kehidupan mereka dan memiliki kualitas dan cara hidup yang baru dan lebih baik dari sebelumnya. Hal itu sedang terjadi dalam pembacaan Yeremia saat ini, Allah memberikan kesempatan kepada bangsa Isarel untuk bertobat dan bahkan Allah berjanji akan memulihkan Yerusalem dan Yehuda.

Kita percaya bahwa Allah kita adalah Allah yang Mahapengasih juga pengampun, Allah tidak tega melihat umatNya berada dibawah kuasa maut oleh karena dosa serta kesalahan yang kerapkali dilakukan, sehingga Allah mengutus Putera TunggalNya, Tuhan Yesus Kristus untuk menebus segenap dosa umatNya, bahkan dosa seluruh dunia. Lihatlah betapa sayangnya Allah kepada kita, oleh sebab itu jika kita telah sadar akan kesalahan dan dosa yang telah kita lakukan, mari dengan kerendahan hati kita datang kepada Tuhan, sekalipun Tuhan telah mengetahui segala dosa yang telah kita lakukan, tetapi Tuhan butuh pengakuan dari mulut kita sendiri serta memohon ampun daripadaNya, maka pengampunan dosa akan berlaku atas diri kita. Namun juga jangan sampai menyalahartikan kasih Allah ini sehingga kita menjadi sebuah “ToMat=tobat kumat”.

Sayangnya manusia seringkali menganggap oleh karena Allah adalah sosok yang Pengasih, sehingga memanfaatkan kasih Allah dengan sengaja datang kepada Tuhan, memohon ampun, namun setelah diampuni bukannya memperbaiki cara hidup namun justru masuk lagi dengan sengaja ke dalam dosa yang sama. Ketahuilah bahwa benar Allah kita adalah Allah yang Mahapengasih, namun Allah kita juga adalah Allah yang Mahaadil, sehingga akibat dari segala perbuatan yang kita lakukan pasti akan tetap menimpa kita sesuai dengan apa yang kita lakukan. Oleh sebab itu jika memang sudah mengaku dosa serta bertobat di hadapan Allah, jangan dengan sengaja masuk ke dalam dosa yang sama, jangan jadi sebuah ToMat. Berprinsiplah bahwa “Aku bukan sebuah Tomat!” (Deb)

Bacaan Alkitab: Matius 2: 1-12; Efesus 3: 1-7; Yesaya 60: 1-6; Yohanes 2:1-12

Doa: Bapa, ampunilah kami karena kami masih sangat sering dengan sengaja melakukan dosa yang sama,